Jumat, 24 Februari 2012

Dear Aisyah 2



Mr. Matchmakers are Confused


Siang yang terik tak melunturkan semangatku dan Andit untuk latihan basket siang ini. Berlatih oper dan dunk adalah gerakan yang sudah kami lakukan berulang kali. 1 bulan lebih beberapa hari lagi tim penguji akan datang dan menguji kemampuan kami dalam bermain basket. bagaimana pun juga aku harus mendapatkan beasiswa itu. papa yang sudah mendahului kami sekeluarga pasti bahagia melihat anak laki-laki satu-satunya ini bisa mendapatkan beasiswa. sekolah yang menjadi targetku ada 2 sekolah.
 Yang pertama Royal Elite High School, yang sangat terkenal dengan klub basket dan kelas musiknya. tahu gak? Royal Elite High School itu adalah sekolah yang ellliiitttt... banget. pembelajaran di sana memakai sistem kerajaan inggris yang legendaris. Pembayaran SPP di sekolah elit itu memakai sistem tahunan. Dan dalam setahun, uang SPP yang harus di bayar itu mencapai 10 juta rupiah per kepalanya. waw... gilak!! dan di setiap tahunnya itu, sekolah elit itu membuka jalur beasiswa bagi siswa-siswi yang berprestasi namun dari keluarga menengah kebawah. Atau bisa di bilang yang 'bukan bangsawan'.
 Itulah sekolah yang akan menjadi targetku dan andit.
Sekolah kedua yang kupilih juga tak kalah elit dan favorit. yaitu sekolah Dutch Vocational High School, atau yang terkenal dengan sebutan sekolah Belanda. 
Tentu kalian tau kenapa aku memilih sekolah ini. Apa lagi alasannya kalau bukan karena klub basketnya yang juga jago dan sudah terkenal di asia. uang SPP di sana juga tak kalah mahalnya loh. Sekitar 5 jutaan di setiap tahunnya. 
Kenapa aku memilih kedua sekolah elit itu?
 Itu karena SMP ku memiliki peluang untuk mendapatkan beasiswa yang sangat luar biasa langsung dari luar negri. dan aku yakin akan mendapatkan beasiswa itu, walau pun aku harus meninggalkan keluargaku tercinta di tanah air... toh kepergianku ke luar negri juga untuk menuntut ilmu agar aku menjadi orang sukses di masa mendatang.
eceele.. kok kesannya dramatis gini yah? hahaha...
 "tu' dua,, tu' dua.." andit menghitung langkah-langkahnya saat menyilang-nyilangkan kakinya untuk latihan dunk.
"ada kemajuan gak?" tanyaku iseng di sela-sela latihan kami
"sama sekali enggak...! sebenarnya dari tadi aku tuh mikirin dia..!"
jawab andit "keluarin jurus yang merangsang dikit kek,,,!"
  ha? merangsang????????? gak salah dengar nih?
"maksud loe?" tanyaku kaget
"gak usah pura-pura begok deh...!"
"..." aku diam saja menanggapinya. andit melanjutkan latihannya.
berarti usahaku selama ini masih kurang ya?
oke,, pulang sekolah nanti aku harus pulang sekolah bareng aisyah


butuh waktu lama untuk membujuk aisyah pulang bersamaku. atau... bersama kami, lebih tepatnya.
aisyah berjalan disampingku. sedangkan andit dan  pipin jalan berjajaran.
sedikit-sedikit aku melirik ke arah andit
"profesional donk..!" bisik andit.
pipin yg mendengar itu mengerutkan dahinya
"jadi bener yah? kalau angga suka sama aisyah?"


what....??? #%^%&&(&%$@#!#@##

eit eit...
pipin salah tanggap nih...



aisyah langsung menghentikan langkahnya dan menatapku tanpa ekspressi
"a'... a'.. i'... itu...." aku gelagapan tak tau harus berkata apa
andit langsung tercengang dan ternganga mendengar penuturan pipin

sedangkan pipin malah tersenyum-senyum tak bersalah. 

"apa itu benar, ngga??" tanya aisyah padaku dengan tatapan aneh.
"aa..." buset dah, mau jawab apa gue? masa gue bilang enggak? ntar di sangka gue benci lagi ama dia...! mustahil juga gue bilang iya, secara gitu,,, gue kan suka sama dia sebagai teman. gak lebih..!
"tuh kan,, angga malu-malu...!" seru pipin dan menyenggol sikutku kasar

sedangkan andit malah terdiam tak mampu berkata-kata. 
adduuhh...
situasinya jadi gawat gini...!!
aku harus gimana?? 
aisyah juga akhirnya tak dapat mengatakan sepatah kata pun. kami semua diam tak berbahasa. hanya suara langkah kaki kami yang seperti irama aneh yang penuh misteri.

malam pun tiba,,
kembali aku menuliskan perihal-prihal aneh yang terjadi hari ini. tapi yang dapat aku tulis juga hanya satu kalimat tanya yang aku sendiri benar-benar tak tau harus menjawab apa,,,,!

29 mei 2009
Dear deary...

hari yang membingungkan, apa yang harus aku lakukan??

kembali aku termenung di meja belajarku. mencoba menerka-nerka kejadian hari esok. dan tiba-tiba saja, handphone butut ku berdering memecahkan lamunan. 

 aisyah memanggil

aisyah nelfon gue? pasti mau ngomongin tentang tadi sore nih. aduh.. bakalan jadi masalah besar nih.
 dan aku mengangkat telefon dengan antusias 
"hallo...? aisyah ya?"
"hallo... iya, ni gue..!"
"em,,, ada apa ya aisy??" tanya ku   
"besok, elu ada waktu gak?"
"..." waduh,,,, gimana nih? pasti dia bakalan nampar-nampar gue nih besok.
"ada gak ngga?" tanyanya lagi memastikan
"a'... ada kok, ada..!"
"bagus...! jam berapa tuh?"
"jam 2 kali,,,!"
"ya udah, jam 2 besok siang, tunggu gue di lapangan basket ya!"
"em....ok..!"
"assalamualaikum...!"
"wa.. wa alaikum salam...."
tut.. tut,,,,
aduh...! siap-siap kena damprat nih gue...!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar